[Review] Piagio liberty 150 pemakaian jangka panjang

Myaplusinfo.com- halo semua postingan kali ini saya mau mencoba share tentang Piagio Liberty 150, pemakaian jangka panjang

image

Penampilan

Kalo dilihat sekilas ban dengan ring 15 inchi depan dan 14 belakang! Tentu membuatnya lebih tinggi dibandingkan matik pabrikan jepang ber ring 14 inchi !

Soal build quality dari body saya bilang sangat baik, saat saya ketok- ketokpun terasa tebal nya! Jauh jika dibandingkan matik japanese yang saat tahunan mulai ber deri-derit bodinya karena mulai renggang!

Hadir dengan ban 15 inchi dan minus stiker rame ! Kerasa sekali berbeda sentuhannya dengan matic jepang mainstream

Cantik ga?

Kalo cantik saya bilang relatif seh. Desain nya kalah fuuristik dibandingkan matic jepang seperti vario125, namun jikalau dibilng manis juga saya rasa pengguna vespa lx ga akan setujulah…
Yah kalo soal design body saya pikir ini cuma menjual “beda” saja !

Fitur pembedanya apa?

Kalo dari picture yang jelas 15 inchi nya jelas lebih nyaman melintas poldur yang memang menyusahkan itu!(jadi inget matic suzuki)

Si liberty ini dibekali bagasi depan mengingatkan vespa klasik namun uwhhh susah sekali, bahan plastiknya yang lentur membuat buka tutup tidak senyaman vespa klasik

untuk ini saya sertakan video pada postingan berikutnya ya disini

image

Tempat penyimpanan accu di kiri

Untuk membukanya cukup dengan menekan kedalam

image

Tekan kuat lalu terbuka deh

Namun Bagian bagasi depan ini tidak dapat menutup rapat sempurna

image

Untuk bagasi dibawah jok seperti matic umumnya dibagi dengan tangki Bbm

image

Walaupun kelihatannya dalam, dan luas namun karena bentuknya yang ga beraturan tidak ada satupun helm half face yang bisa masuk kedalam

image

Dengan bbm senilai Rp.5500 / liter, membutuhkan Rp.30rb untuk membuatnya penuh.

Performa mesin?

Saya sedikit over ekspectasi dengan mesin 150cc nya.yup dengan suara mesin yang mendentum sedikit kasar ditambah nuansa dzwing memang berbeda dari matic jepang yang halus. Torq di matic ini terasa menyodok cukup sulit buat saya agar tenaganya tertahan diantara kemacetan.namun saya justru suka rasanya! namun sisanya di atas 80km/h ya biasa aja, tidak lebih baik dari vario WTF. Gimanapun ini matic! torsi yang berlimpah sudah cukup menurut saya!

Konsumsi bbm?

Jikalau saya bandingkan dengan Vario agnes seh hmmm sama aja, cuma sedikit lebih boros…lah. Jikalau vario ada pada 1/40 saya bisa bilang ini di 1/35an.

Daya tahan?

Yang mana? Daya tahan plastiknya?
Kalo soal body saya bisa bilang ehmmm ga pernah berubah atau ada keluhan selama sekitar 2tahun ini!

image

Untuk kaca mikanya juga jernih, lampu utamanya walau cuma 1 (lampu senja ga dihitung). terang juga lho!

image

Spedo ada jam nya! Fitur murmer lah

Sampe km segini belum ada yang digantilah yah!

 

baca juga OnePlus one flash sale pertama ! Beli ga?

Ergonomi gimana?

Dibandingkan vario yak! segitiganya ergonomi sedikit unik!, maksudnya unik, jikalau disejajarkan, setang matic jepang rata-rata berada pada perut dan ulu hati maka si liberty ini sedikit kebawah sekitar pinggang, mengingatkan saya vespa 2 tak yang ga pernah sukses saya kendarai dlu habis pindah giginya ribet!
NAH….ini dia yang menggangu

Macet dan penumpang sama-sama menyusahkannya!

image

Pinjakan penumpang!

Kelihatannya kendaraan seperti ini oleh desainernya memang buat rider jomblo saja kali yak kalo mau berpasangan pake yang setangnya bunder!. Atau memang asumsi jalan raya itu harusnya ga ada macet sampe nurunin kaki?

baca juga Vario 150, 20 juta mahal ga seh?

Sehingga saat saya terjebak bersama liberty di kemacetan dengan bawaan penumpang dibelakang yang menaruh kakinya pada foot rest! Betis saya akan habis- habisan disuruh “maju sana”

image

Menggangu, pake banget!

Saya pikir solusinya ada 2
1.jangan bawa penumpang
2.las lalu tambah footrest ditempat lain
Eh masih ada lagi…
3.panjangkan kaki saya !

Oh iya ini foto ukuran ban. Depan dan belakanya beda ring!

image

16inchi depan

image

14inchi belakang


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Advertisements
This entry was posted in OTO News update, Otomotif in review, terbaru and tagged . Bookmark the permalink.

8 Responses to [Review] Piagio liberty 150 pemakaian jangka panjang

  1. Ferboes says:

    pertamax full tank ya 😀

    Like

  2. Pingback: Video Bagasi depan piagio liberty | myAplusinfo.com

  3. kodokijo says:

    Cuman satu hal yg saya benci dari Piaggio ini, dealernya jauh dari rumah dan kantor. Jadi sebagai wujud unjuk rasanya ya saya kaga mau beli walau kepengen. Masak tinggal di duri kosambi disuruh salesnya nyervisnya ke serpong? ke kebayoran? ke sawah besar? Sama tuh ama SYM dan Benelli. Udah tau merk kaga populer, bikin kek dealer/bengkel resmi yg banyakan dikit, biar kaga nyusahin konsumen. Kyk gak tau aja Jakarta macet.

    Like

  4. Pingback: [Opini] CBR 150 vs YZF R15 siapa best design? | myAplusinfo.com

  5. Pingback: [Share] menerjang lubang bersama vario 110 ! | myAplusinfo.com

  6. Pingback: (Opini)Blue core teknologi! “Tipu-nipu” elegan?! Part 1 | myAplusinfo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s